TES KEMAMPUAN AKADEMIK SMA TAHUN 2026/2027
1. IDENTITAS MATERI
Target Jenjang: TKA (Tes Kompetensi Akademik) / Kelas XII SMA
Mata Pelajaran: Matematika (Reguler, Literasi, dan Numerasi)
Topik Utama: Kompendium Matematika Dasar hingga Lanjut (Bilangan, Aljabar, Geometri, Trigonometri, Statistika, dan Peluang)
Fokus: Persiapan Tes Kemampuan Akademik.
2. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Siswa diharapkan mampu menguasai seluruh spektrum matematika sekolah menengah, mulai dari sistem bilangan real, penyelesaian sistem persamaan dan pertidaksamaan linear multi-variabel, hingga pemodelan program linear. Siswa juga dituntut memahami konsep fungsi secara mendalam (komposisi dan invers), menganalisis pola bilangan (barisan dan deret) untuk aplikasi finansial, menguasai geometri bidang dan ruang, transformasi geometri, perbandingan trigonometri, serta mampu mengolah data statistika dan menghitung peluang kejadian kompleks dalam kehidupan sehari-hari.
3. MATERI PEMBELAJARAN
A. Bilangan Real dan Operasinya
Bilangan real mencakup semua bilangan rasional dan irasional. Dalam TKA, fokus sering diberikan pada sifat eksponen (pangkat) dan akar. Ingatlah hubungan pangkat pecahan berikut:
$$a^{m/n} = \sqrt[n]{a^m}$$
Operasi bilangan harus memperhatikan urutan kaidah hitung (PEMDAS/Kabataku) serta sifat distributif berikut:
$$a(b+c) = ab + ac$$
B. Aljabar: Persamaan, Fungsi, dan Program Linear
Aljabar adalah bahasa matematika. Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV) diselesaikan dengan eliminasi atau substitusi. Fungsi mencakup hubungan input-output, di mana fungsi komposisi dan invers adalah fondasi utama untuk kalkulus:
$$(f \circ g)(x) = f(g(x)) \quad \text{dan} \quad f^{-1}(x)$$
Program linear melibatkan optimasi fungsi objektif $f(x,y) = ax + by$ di bawah kendala pertidaksamaan tertentu.
C. Barisan dan Deret
Barisan aritmetika memiliki selisih tetap ($b$), sedangkan geometri memiliki rasio tetap ($r$). Penerapannya sangat luas pada masalah pertumbuhan penduduk (geometri), peluruhan zat radioaktif, bunga tunggal (aritmetika), dan bunga majemuk (geometri).
D. Geometri, Pengukuran, dan Trigonometri
Memahami hubungan antar objek (titik, garis, bidang) memerlukan visualisasi spasial. Teorema Pythagoras adalah kunci geometri fundamental:
$$a^2 + b^2 = c^2$$
Trigonometri memperluas konsep ini dengan perbandingan $\sin, \cos, \tan$ pada segitiga siku-siku dan lingkaran satuan.
E. Statistika dan Peluang
Statistika deskriptif mencari "pusat" data (mean, median, modus) dan "penyebaran" (simpangan baku, varians). Peluang mengukur ketidakpastian menggunakan aturan perkalian dan rumus kombinasi:
$$\binom{n}{r} = \frac{n!}{r!(n-r)!}$$
4. RUMUS MATEMATIKA / INTI
1. Eksponen dan Logaritma:
$$a^n \cdot a^m = a^{n+m}; \quad \log_a(bc) = \log_a b + \log_a c$$
2. Barisan dan Deret:
Aritmetika:
$$U_n = a + (n-1)b; \quad S_n = \frac{n}{2}(a + U_n)$$
Geometri:
$$U_n = ar^{n-1}; \quad S_n = \frac{a(r^n - 1)}{r-1}$$
3. Trigonometri Dasar:
$$\sin \theta = \frac{\text{depan}}{\text{miring}}; \quad \cos \theta = \frac{\text{samping}}{\text{miring}}; \quad \tan \theta = \frac{\text{depan}}{\text{samping}}$$
4. Statistik (Mean Kelompok):
$$\bar{x} = \frac{\sum f_i x_i}{\sum f_i}$$
5. PEMBUKTIAN RUMUS / KONSEP
Topik: Penurunan Rumus Jumlah $n$ Suku Pertama Deret Aritmetika ($S_n$)
Diketahui: Deret $S_n = a + (a+b) + (a+2b) + \dots + (U_n)$
Ditanya: Buktikan $S_n = \frac{n}{2}(a + U_n)$
Pembuktian:
- Tuliskan $S_n$ secara normal:
$$S_n = a + (a+b) + \dots + (U_n-b) + U_n$$
- Tuliskan $S_n$ secara terbalik:
$$S_n = U_n + (U_n-b) + \dots + (a+b) + a$$
- Jumlahkan kedua persamaan tersebut secara vertikal berpasangan:
$$2S_n = (a + U_n) + (a + U_n) + \dots + (a + U_n)$$
- Karena terdapat total $n$ buah suku berbentuk $(a + U_n)$, maka:
$$2S_n = n(a + U_n)$$
- Bagi kedua ruas dengan angka 2 untuk mendapatkan visualisasi akhir:
$$S_n = \frac{n}{2}(a + U_n)$$
</
Kesimpulan: Rumus terbukti benar secara matematis menggunakan metode induksi / penjumlahan berpasangan pola bilangan Gauss.
6. CARA CEPAT / TRIK MENGERJAKAN SOAL
Trik Persamaan Kuadrat: Jika ditanya jumlah akar-akar $x_1 + x_2$, gunakan langsung $-\frac{b}{a}$. Jika hasil kali $x_1 x_2$, gunakan langsung $\frac{c}{a}$.
Trik Dimensi Tiga: Jarak titik sudut ke titik berat segitiga di depannya pada struktur kubus dengan panjang rusuk $a$ adalah $\frac{2}{3}a\sqrt{3}$.
Trik Peluang: Untuk menyelesaikan persoalan dengan syarat kalimat "paling sedikit satu", operasikan melalui metode komplemen:
$$P(A \geq 1) = 1 - P(\text{tidak ada})$$
Trik Fungsi Invers: Jika bentuk umum fungsi adalah $f(x) = \frac{ax+b}{cx+d}$, maka rumus invers instannya adalah:
$$f^{-1}(x) = \frac{-dx+b}{cx-a}$$
(Cukup tukar posisi elemen $a$ dan $d$, lalu kalikan keduanya dengan tanda negatif).
7. CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN
Sederhanakan bentuk matematika berikut:
$$\frac{2^5 \cdot 3^2}{2^3 \cdot 3^{-1}}$$
Penyelesaian:
Diketahui: Operasi pembagian bilangan berbasis eksponen.
Langkah: Gunakan aturan dasar hukum eksponen $a^m / a^n = a^{m-n}$.
$$2^{5-3} \cdot 3^{2-(-1)} = 2^2 \cdot 3^3 = 4 \cdot 27 = 108$$
Jawaban: 108.
Analisis: Dalam operasi pembagian numeris, nilai pangkat atas dengan basis yang sama mutlak harus dikurangkan dari pangkat bawah.
Tentukan nilai variabel $x$ dari sistem persamaan linear berikut: $2x + y = 5$ dan $x - y = 1$.
Penyelesaian:
Diketahui: Dua persamaan linear simultan.
Langkah: Lakukan sistem eliminasi variabel $y$ dengan menjumlahkan kedua komponen persamaan.
$$(2x + y) + (x - y) = 5 + 1 \Rightarrow 3x = 6 \Rightarrow x = 2$$
Jawaban: $x = 2$.
Analisis: Metode eliminasi langsung adalah opsi tercepat jika koefisien numerik dari variabel target sudah setara.
Jika diketahui suatu fungsi $f(x) = 3x - 2$, tentukan nilai dari kalkulasi $f(4)$.
Penyelesaian:
Substitusikan parameter numerik nilai $x = 4$ secara langsung ke dalam rumus fungsi:
$$f(4) = 3(4) - 2 = 12 - 2 = 10$$
Jawaban: 10.
Suku ke-3 suatu barisan bilangan aritmetika adalah 11 dan nilai suku ke-8 adalah 31. Tentukan nilai dari suku ke-20 ($U_{20}$).
Penyelesaian:
Diketahui: $U_3 = 11, U_8 = 31$.
Cari nilai beda ($b$) antarsuku terlebih dahulu:
$$b = \frac{U_8 - U_3}{8 - 3} = \frac{31 - 11}{5} = \frac{20}{5} = 4$$
Cari nilai suku awal ($a$):
$$U_3 = a + 2b \Rightarrow 11 = a + 8 \Rightarrow a = 3$$
Hitung proyeksi hasil untuk nilai $U_{20}$:
$$U_{20} = a + 19b = 3 + 19(4) = 3 + 76 = 79$$
Jawaban: 79.
Sebuah bangun ruang kubus ABCD.EFGH memiliki dimensi panjang rusuk 6 cm. Tentukan jarak spasial dari titik koordinat A ke titik G.
Penyelesaian:
Diketahui: Panjang dimensi sisi rusuk $s = 6$. Garis lurus AG merepresentasikan komponen diagonal ruang.
Gunakan rumus baku untuk diagonal ruang struktur kubus = $s\sqrt{3}$.
$$AG = 6\sqrt{3} \text{ cm}$$
Jawaban: $6\sqrt{3}$ cm.
Jika diketahui nilai $\sin \alpha = \frac{3}{5}$ (di mana parameter posisi sudut $\alpha$ berada di wilayah kuadran I), tentukan nilai output bagi $\tan \alpha$.
Penyelesaian:
Identifikasi rasio komponen segitiga: Sisi depan sudut = 3, sisi miring = 5.
Berdasarkan dalil Pythagoras, panjang sisi samping sudut adalah:
$$\text{samping} = \sqrt{5^2 - 3^2} = 4$$
Maka definisi perbandingan bagi nilai fungsi trigonometri $\tan \alpha$ adalah:
$$\tan \alpha = \frac{\text{depan}}{\text{samping}} = \frac{3}{4}$$
Jawaban: 0,75.
Diberikan sebaran data tunggal sebagai berikut: 4, 5, 6, 7, 8. Tentukan nilai simpangan rata-rata ($SR$) sekumpulan data tersebut.
Penyelesaian:
Hitung nilai rata-rata hitung (Mean) terlebih dahulu:
$$\bar{x} = \frac{4+5+6+7+8}{5} = 6$$
Hitung jumlahan deviasi mutlak untuk parameter nilai Simpangan Rata-rata ($SR$):
$$SR = \frac{|4-6| + |5-6| + |6-6| + |7-6| + |8-6|}{5} = \frac{2+1+0+1+2}{5} = 1,2$$
Jawaban: 1,2.
Dua buah objek dadu bermata enam dilempar secara bersamaan. Berapakah nilai peluang munculnya total mata dadu yang berjumlah tepat 7?
Penyelesaian:
Tentukan himpunan semesta kejadian sukses yang menghasilkan total angka 7:
$A = \{(1,6), (2,5), (3,4), (4,3)$
$(5,2), (6,1)\} \rightarrow n(A) = 6$.
Total nilai ruang sampel semesta secara keseluruhan dari dua dadu adalah $n(S) = 6 \times 6 = 36$.
$$P(A) = \frac{n(A)}{n(S)} = \frac{6}{36} = \frac{1}{6}$$
Jawaban: 1/6.
Tentukan bentuk matematis fungsi invers dari persamaan $f(x) = \frac{2x + 1}{x - 3}$.
Penyelesaian:
Gunakan aplikasi trik rumus cepat dengan memetakan nilai koefisien komponen struktur: $a=2, b=1, c=1, d=-3$.
$$f^{-1}(x) = \frac{-dx + b}{cx - a} = \frac{-(-3)x + 1}{x - 2} = \frac{3x + 1}{x - 2}$$
Jawaban: $\frac{3x+1}{x-2}$.
Sebuah titik koordinat $P(2, -3)$ direfleksikan terhadap sumbu $X$, kemudian dilanjutkan dengan operasi translasi koordinat oleh matriks $T(1, 2)$. Tentukan posisi koordinat bayangan akhir.
Penyelesaian:
Tahap 1 (Refleksi sumbu $X$): Pola transformasi $(x, y) \rightarrow (x, -y)$. Maka koordinat bergeser menjadi $P'(2, 3)$.
Tahap 2 (Translasi matriks $T(1, 2)$): Tambahkan nilai koordinat akhir secara matriks:
$$P''(x'', y'') = (2+1, 3+2) = (3, 5)$$
Jawaban: (3, 5).
Tentukan perolehan nilai maksimum dari nilai fungsi sasaran $z = 3x + 4y$ di bawah batasan sistem pertidaksamaan: $x + y \leq 5, \ 2x + y \leq 8, \ x \geq 0, \ y \geq 0$.
Penyelesaian:
Cari titik potong antar kedua garis batasan pertidaksamaan dengan operasi eliminasi substitusi:
Kurangkan persamaan: $(2x+y=8) - (x+y=5) \Rightarrow x=3$. Substitusikan nilai untuk mencari variabel $y \Rightarrow 3+y=5 \rightarrow y=2$. Diperoleh titik potong koordinat ekstrem di $(3,2)$.
Petakan seluruh titik pojok daerah himpunan penyelesaian penyelesaian: (0,5), (4,0), (0,0), dan (3,2).
Uji masing-masing nilai titik pojok ke fungsi sasaran objektif $z = 3x + 4y$:
- Titik (0,5) $\rightarrow z = 3(0) + 4(5) = 20$
- Titik (4,0) $\rightarrow z = 3(4) + 4(0) = 12$
- Titik (3,2) $\rightarrow z = 3(3) + 4(2) = 17$
Jawaban: Nilai maksimum sistem adalah 20.
Sebuah modal investasi sebesar Rp1.000.000 dibungakan dengan sistem bunga majemuk sebesar 10% per tahun. Hitunglah akumulasi modal akhir setelah berjalan selama 3 tahun.
Penyelesaian:
Gunakan formula dasar perhitungan nilai bunga majemuk perbankan:
$$M_n = M_0(1 + i)^n$$
Substitusikan variabel nilai numerik ke dalam persamaan:
$$M_3 = 1.000.000 \cdot (1 + 0,1)^3 = 1.000.000 \cdot (1,1)^3$$
$$M_3 = 1.000.000 \cdot 1,331 = 1.331.000$$
Jawaban: Rp1.331.000.
Sebuah tiang dengan tinggi fisik 2 m menghasilkan bayangan sepanjang 3 m di permukaan tanah. Pada momen waktu yang sama, sebuah struktur gedung menghasilkan bayangan sepanjang 24 m. Hitunglah tinggi vertikal gedung tersebut.
Penyelesaian:
Gunakan model rasio persamaan perbandingan senilai kesebangunan geometri:
$$\frac{T_{\text{tiang}}}{B_{\text{tiang}}} = \frac{T_{\text{gedung}}}{B_{\text{gedung}}}$$
$$\frac{2}{3} = \frac{T}{24} \Rightarrow 3T = 48 \Rightarrow T = 16$$
Jawaban: 16 meter.
Pada struktur bangun ruang limas T.ABCD beraturan, panjang rusuk penampang alas persegi adalah 10 cm dan panjang rusuk tegak penampang samping adalah 13 cm. Tentukan tinggi vertikal bangun limas tersebut.
Penyelesaian:
Karena struktur alas berbentuk persegi, panjang diagonal bidang alas AC adalah $10\sqrt{2}$ cm. Panjang setengah nilai proyeksi diagonal adalah $5\sqrt{2}$ cm.
Hitung komponen tinggi vertikal ($t$) menggunakan visualisasi segitiga siku-siku dalil Pythagoras:
$$t = \sqrt{13^2 - (5\sqrt{2})^2} = \sqrt{169 - 50} = \sqrt{119}$$
Jawaban: $\sqrt{119}$ cm.
Jika diketahui nilai konsetual $\log_2 3 = a$ dan $\log_3 5 = b$, nyatakan rumusan untuk bentuk $\log_6 15$ ke dalam variabel parameter $a$ dan $b$.
Penyelesaian:
Gunakan kaidah sifat pemecahan basis operasi logaritma:
$$\log_6 15 = \frac{\log_2 15}{\log_2 6} = \frac{\log_2 (3 \cdot 5)}{\log_2 (2 \cdot 3)} = \frac{\log_2 3 + \log_2 5}{1 + \log_2 3}$$
Berdasarkan aturan rantai sifat logaritma, nilai untuk komponen variabel $\log_2 5$ adalah:
$$\log_2 5 = \log_2 3 \cdot \log_3 5 = a \cdot b = ab$$
Substitusikan kembali nilai komponen untuk mendapatkan formulasi akhir:
$$\frac{a + ab}{1 + a} = \frac{a(1+b)}{1+a}$$
Jawaban: $\frac{a(1+b)}{1+a}$.
Tentukan nilai Median dari sebaran sekelompok data berkelompok pada tabel frekuensi berikut:
| Nilai Interval |
Frekuensi Kelompok ($f$) |
| 10 - 14 | 4 |
| 15 - 19 | 8 |
| 20 - 24 | 10 |
| 25 - 29 | 6 |
Penyelesaian:
Hitung jumlahan ukuran sampel data keseluruhan: $n = 28$. letak posisi Median berada tepat pada ukuran data ke-$ \frac{1}{2}n = 14$ (terletak di dalam interval kelas 20-24).
Identifikasi nilai parameter data kelas tersebut: Tepi bawah kelas ($Tb$) = 19,5; Frekuensi kumulatif sebelum kelas ($F_k$) = 12; Frekuensi internal kelas median ($f_m$) = 10; Panjang interval kelas ($p$) = 5.
Masukkan nilai ke rumus baku perhitungan nilai Median data kelompok:
$$Me = Tb + \left(\frac{\frac{n}{2} - F_k}{f_m}\right) \cdot p$$
$$Me = 19,5 + \left(\frac{14 - 12}{10}\right) \cdot 5 = 19,5 + \left(\frac{2}{10}\right) \cdot 5 = 19,5 + 1 = 20,5$$
Jawaban: 20,5.
Jika dipetakan dua buah fungsi masing-masing $f(x) = 2x + 3$ dan $g(x) = x^2 - 1$, tentukan fungsi komposisi hasil dari bentuk $(g \circ f)(x)$.
Penyelesaian:
Operasikan pemetaan fungsi substitusi majemuk berdasarkan definisi urutan operasi:
$$(g \circ f)(x) = g(f(x)) = g(2x + 3) = (2x + 3)^2 - 1$$
Jabarkan komponen persamaan kuadrat tersebut secara teliti:
$$= (4x^2 + 12x + 9) - 1 = 4x^2 + 12x + 8$$
Jawaban: $4x^2 + 12x + 8$.
Tentukan kalkulasi nilai jumlahan total dari deret geometri konvergen tak hingga berikut: $18 + 6 + 2 + \dots$
Penyelesaian:
Identifikasi nilai suku awal komponen deret: $a = 18$. Cari parameter nilai rasio ($r$):
$$r = \frac{6}{18} = \frac{1}{3}$$
Gunakan rumusan limit jumlahan deret geometri konvergen tak hingga:
$$S_{\infty} = \frac{a}{1 - r} = \frac{18}{1 - \frac{1}{3}} = \frac{18}{\frac{2}{3}} = 18 \cdot \frac{3}{2} = 27$$
Jawaban: 27.
Dari total kapasitas wadah 10 orang siswa, akan disaring dan dipilih 3 orang untuk menempati posisi staf pengurus. Berapa banyak kombinasi variasi cara pemilihan susunan yang dapat dibentuk?
Penyelesaian:
Selesaikan dengan pendekatan teori analisis kombinasi karena urutan posisi jabatan tidak memengaruhi hasil pemilihan:
$$\binom{10}{3} = C_{3}^{10} = \frac{10!}{3!(10-3)!} = \frac{10 \cdot 9 \cdot 8}{3 \cdot 2 \cdot 1}$$
Sederhanakan pembagian faktor numerik secara silang:
$$= 10 \cdot 3 \cdot 4 = 120$$
Jawaban: 120 variasi cara alternatif.
Tentukan koordinat titik pusat serta panjang jari-jari geometri dari persamaan grafik lingkaran berikut: $x^2 + y^2 - 4x + 6y - 12 = 0$.
Penyelesaian:
Gunakan rumus transformasi konversi parameter bentuk umum persamaan lingkaran:
Koordinat Titik Pusat:
$$P = \left(-\frac{1}{2}A, \ -\frac{1}{2}B\right) = \left(-\frac{1}{2}(-4), \ -\frac{1}{2}(6)\right) = (2, \ -3)$$
Panjang ukuran komponen Jari-jari ($r$):
$$r = \sqrt{\left(-\frac{1}{2}A\right)^2 + \left(-\frac{1}{2}B\right)^2 - C} = \sqrt{2^2 + (-3)^2 - (-12)}$$
$$r = \sqrt{4 + 9 + 12} = \sqrt{25} = 5$$
Jawaban: Titik Pusat koordinat berada di (2, -3) dengan ukuran panjang jari-jari = 5.
8. FITUR LITERASI
Teks Bacaan: "Pertumbuhan Eksponensial dalam Investasi Finansial"
Dunia manajemen keuangan modern sangat bergantung pada pemodelan matematika. Konsep bunga majemuk adalah visualisasi nyata dari literasi aplikasi matematika pada sektor riil. Tokoh fisika kenamaan Albert Einstein bahkan menyebutnya secara implisit sebagai 'keajaiban dunia kedelapan'. Jika seseorang mengalokasikan dana tabungan dengan sistem bunga majemuk, keuntungan bunga yang diperoleh secara periodik akan otomatis ditambahkan langsung ke dalam komponen pokok nilai tabungan awal, sehingga pada siklus periode perhitungan berikutnya, besaran bunga dihitung berdasarkan basis jumlah modal baru yang jauh lebih besar. Karakteristik ini kontras dengan model bunga tunggal klasik yang perhitungan profitnya hanya stagnan mengacu pada nominal setoran awal saja.
Contoh Soal Evaluasi Literasi: Berdasarkan esensi teks bacaan finansial di atas, manakah jenis skema pemodelan keuntungan yang mampu tumbuh jauh lebih masif dan akseleratif dalam skala jangka panjang antara bunga tunggal atau bunga majemuk? Jelaskan argumentasi Anda berdasarkan tinjauan konsep pemodelan fungsi matematika!
Pembahasan:
Skema tata kelola keuangan berbasis bunga majemuk terbukti mutlak tumbuh jauh lebih cepat dan masif dibandingkan bunga tunggal. Secara teoritis tinjauan perilaku fungsi matematika, skema pertumbuhan instrumen bunga tunggal bergerak mengikuti karakteristik kurva grafik Fungsi Linear dengan rumusan:
$$f(n) = M_0(1 + ni)$$
Sementara di sisi lain, variabel instrumen pertumbuhan bunga majemuk bergerak dinamis mengikuti pola pertumbuhan kurva grafik
Fungsi Eksponensial dengan rumusan:
$$g(n) = M_0(1+i)^n$$
Berdasarkan sifat asimtotik pertumbuhan kurva dalam jangka panjang, tren pergerakan nilai dari fungsi eksponensial secara matematis akan selalu memotong, melewati, dan mendominasi nilai keluaran dari kurva fungsi linear secara signifikan.
9. FITUR NUMERASI
Data Grafik Profil Pengunjung Ruang Perpustakaan Daerah:
| Kategori Pengunjung / Hari |
Senin |
Selasa |
Rabu |
Kamis |
Jumat |
| Siswa Laki-laki |
15 |
20 |
10 |
25 |
30 |
| Siswa Perempuan |
25 |
15 |
20 |
20 |
25 |
Soal Analisis Numerasi: Berdasarkan data tabel matriks profil pengunjung di atas, pada hari apakah jumlah akumulasi kuantitas pengunjung perpustakaan mencapai titik puncak tertinggi, dan hitunglah berapa proyeksi nilai persentase kontribusi dari kelompok siswa laki-laki khusus pada hari puncak tersebut!
Pembahasan:
1. Lakukan analisis kalkulasi total agregat jumlah pengunjung per hari:
• Hari Senin: $15 + 25 = 40$ siswa
• Hari Selasa: $20 + 15 = 35$ siswa
• Hari Rabu: $10 + 20 = 30$ siswa
• Hari Kamis: $25 + 20 = 45$ siswa
• Hari Jumat: $30 + 25 = 55$ siswa
Melalui perbandingan hasil, akumulasi titik puncak kuantitas pengunjung tertinggi berada pada hari Jumat dengan total jumlahan sebanyak 55 siswa.
2. Hitung rasio kontribusi persentase kelompok siswa laki-laki khusus pada hari Jumat menggunakan formula persentase dasar:
$$\text{Persentase Laki-laki (Jumat)} = \frac{30}{55} \times 100\% \approx 54,54\%$$
Jawaban Akhir: Titik tertinggi diraih pada hari
Jumat dengan rasio persentase siswa laki-laki mencapai angka
54,54%.